Rabu, 22 Mei 2013

Bab Kalam : Bagian 3 (قوله: وَأقسَامُهُ ثـَلاثـَة.......إلخ) “Fiil dan Huruf/Harf"


Bagian 3 ini merupakan pembahasan lanjutan dari Bagian 2.

2. FIIL

Yang akan dibahas dari fiil ada 4 :

A.        Pengertian Fiil

Etimologi : مَا دَلّ عَلى حَدَثٍ . Artinya, Sesuatu yang menunjukkan suatu pekerjaan

Terminologi :

كَلِمَة ٌ دَلـَّتْ عَلى مَعْنـًى فِيْ نـَفسِهَا وَاقتـُرِنـَتْ بزَمَانٍ وَضْعًا

Artinya, Kalimah yang menunjukkan ma’na dari dirinya sendiri disertai kaidah-kaidah zaman

Qowaaidul I’rob,

وَالفِعْلُ مَا دَلَّ عَلى مَعْنـًى يَقعْ
 * 
بأزْمَانٍ ثـَلاثةٍ قدِ اتـَّبَعْ         




B.        Hukum Fiil

Hukum fiil secara global adalah Mabni

Namun apabila dilihat secara terperinci, hukum fiil ada 2 :
-          Mabni : Fiil Madhi dan Fiil Amar
-          Mu’rob : Fiil Mudhore

Alfiyyah,
وَفِعْلُ أَمْرٍ وَبُنِيٍّ بُنِيَا
   *
وَأَعْرَبُوْا مُضَارِعًا إِنْ عَارِيَا


Syarat fiil Mudhore dihukumi mu’rob ada 2 :
-          Kosong dari nun taukid. Contoh : يَنْصُرَنَّ
-          Kosong dari nun jama muannas. Contoh : يَنْصُرْنَ

Alfiyyah,

وَأَعْرَبُوْا مُضَارِعًا إِنْ  عَارِيَا
*
وَأَعْرَبُوْا مُضَارِعًا إِنْ عَارِيَا
مِنْ نُوْنِ تَوْكِيْدٍ مُبَاشِرٍ وَمِنْ
*
نُوْنِ إنَاثٍ كَيَرُعْنَ مَنْ فُتِنْ

Fiil mudhore bisa dihukumi mu’rob, لمضارعه باسم الفاعل في السكنات والحركات. Karena fiil mudhore menyerupai isim dari segi tempatt sukun dan harakatnya.

Contoh : يكرم = مكرم

Alfiyyah,

وزينة المضارع اسم الفاعل         *   من غير ذى الثلاث كالمواصل
مع كسر متلوّ الآخر مطلقا           *             وغير ميم زائد قد سبقا

C.        Pencetak (Asal Muassal) Fiil

Ada 3 pendapat yang menyatakan mengenai asal muassal dari fiil (-), yaitu :
-          Pendapat Ulama Bashroh, asal fiil adalah masdar
-          Pendapat Ulama Kuffah, asal fiil adalah fiil madhi
-          Pendapat Imam Mubarrod, asal muassal fiil adalah Fiil Mudhore

D.        Pembagian Fiil

Fiil terbagi 3 (dilihat dari segi zaman), yaitu :
-          Fiil Madhi.
-          Fiil Mudhore.
-          Fiil Amar.

Imrithi,

أفعَالهُمْ ثـَلاثـَة ٌ فِي الوَاقِـعِ 
*
مَاضٍى وَفِعْلُ الأمْرِ وَالمُضَارِعِ

Identitas Fiil ada 4, yaitu :

1.    Wadhonya (penulisannya), dalam penulisannya, fiil tidak pernah kurang dari 3 huruf. Untuk penulisan maksimalnya, apabila mujarrod maksimal 4 huruf, apabila maziid maksimal 6 huruf.

Alfiyyah,

وَمُنْتَهَاهُ أرْبَعٌ إِنْ جُرِّدَا         
*
وَإنْ يُزَدْ فِيْهِ فَمَا سِتًّا عَدَا             


2.    Hukum fiil, yaitu mabni
3.    Ma’na fiil, yaitu iftiqoor : Butuh (terhadap fail).
4.    Tabiatnya (Karakterna) Fiil : بلا تأثر بالعامل . Tidak menerima masuknya amil.

 
3. HURUF

Yang akan dibahas dari Huruf ada 4, yaitu :

A.   Pengertian Huruf

Etimologi : مُطلـَقُ الطـًّرْفِ . Artinya, Akhir

Terminologi :

كَلِمَة ٌ دَلـَّتْ عَلى مَعْنـًى فِيْ غيْرِهَا

Artinya, kalimat yang menunjukkan ma’na lain

Qowaidul I’rob,

وَالحَرْفُ مَا دَلَّ عَلى مَعْنـًى يَقعْ

*
فِيْ غَيْرِهَا وَعَيْنِهَا قدِ انقـَطعْ  


B.    Hukum Huruf

Hukum dari huruf adalah mabni secara MUTLAK.

Alfiyyah,

وكُلُّ حرفٍ مثسْتَحِقٌّ لِلْبِنَا       
*
وَالاصْلُ فِي المَبْنِيِّ أنْ يُسَكَّنَا

Mabni pada huruf terbagi 4, yaitu :
-          Mabni Fathah. Contoh : أين
-          Mabni Kasroh. Contoh : أمسِ
-          Mabni Dhommah. Contoh : حيثُ
-          Mabni Sukun. Contoh : كمْ

Alfiyyah,

ومنه ذو فتح وذو كسر وضمّ   *  كأين أمسِ حيثُ والساكن كمْ

C.    Pencetak (Asal Muasal) Huruf


Shighotnya masdar bina shohih dari tsulatsi mujarrod bab pertama, tasrifannya حرف يحرف حرفا


D.   Pembagian Huruf

Huruf terbagi 3, yaitu :

-          Makhsus bil Ism, yaitu huruf jer
-          Makhsus bil fi’li, yaitu amil nawasib dan amil jawaazim
-          Musytarok (Boleh) antara Isim dan Fiil, yaitu Huruf Istifham dan Huruf Athof

Alfiyyah,

سِوَاهُمَا الحَرْفُ كَهَلْ وَفِي وَلَمْ
*
فِعْلٌ مُضَارِعٌ يَلِيْ لَمْ كَيَشَمْ

Identitas Huruf ada 4, yaitu :
1.    Wadhonya (penulisannya) huruf, dalam penulisannya, huruf tidak pernah lebih dari 2 huruf
2.    Hukumnya huruf yaitu Mabni secara Mutlak (tidak muqoyyad)
3.    Ma’nanya Huruf, yaitu Iftiqoor : Butuh (terhadap Madkhul)
4.    Tabiatnya (karakteristiknya) huruf, yaitu بلا تأثر بالعامل. Tidak menerima masuknya amil.

________________________
Demikian pembahasan Bab Kalam Bagian 3, Tunggu Pembahasan Bab Kalam Bagian 4 di artikel selanjutnya.

sumber  : Mas’alah Jurumiyyah Pondok Pesantren Baitulhikmah Haurkuning Salopa Tasikmalaya 46192 Jawa Barat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Blog Archive